Sunday, August 2, 2015

Vakum dan bencana hard disk

Oiya, udah lama ga ngisi blog. Sori, lupa. File-file gw di hard disk pada ilang, Bos! Gara-gara hard disk-nya ga kebaca. Untuk file-file cerita, amanlah. Soalnya gw udah back-up secara rutin. Tapi gambar-gambar dan video-video ketek, termasuk yang High Quality, sebagian besar harus gw hapus karena file-nya corrupt. Amsyong! Ya untungnya sebagian udah gw aplot ke komunitas Facebook, Google Plus dan blog ini.

Nyaris aja gw memutuskan pensiun dari dunia perketekan. Maksudnya, pensiun untuk ngurus komunitas, dan menikmati kehidupan fetish gw sendiri. Tapi gw coba aja ngumpulin apa yang ada buat bikin sistem arsip yang lebih rapi.

Be te we, kalo dipikir-pikir, dari dulu emang begitulah file digital. Tak selamanya bisa aman disimpan. Mau loe taruh DVD, beberapa tahun bisa rusak. Mau loe simpen di hard disk laptop atau eksternal, ya bisa senasib dengan gw lah. Tapi semoga loe ga mengalami apa yang gw alami.

Mau disimpan di social media? Kualitas resolusinya berkurang. Mau disimpan di Google Drive atau Dropbox, aplotnya males. Selain mahal juga bisa fail karena koneksi internet gw ga stabil. Lagian di online drives macam gitu space-nya terbatas. Paling-paling 15 GB. Mau sewa space tambahan, mahal. Itu pun nanti pasti penuh lagi.

Loe ada saran? Dimana loe biasa taruh file-file berkaitan dengan perketiakan dengan kapasitas yang sudah bertera-tera bytes? Kalo ga ada saran baru, seenggaknya ikutan polling di bawah ini dong, biar gw ada gambaran, mana metode penyimpanan yang paling handal.

Random gallery: Nicole Scherzinger (penyanyi & aktris Amerika)